Tren kemenangan tim Diklat PERSIB dalam tur uji coba Yogyakarta harus terhenti di Stadion Madya Magelang, Jumat (22/11). Pada uji coba terakhirnya melawan tim Diklat Salatiga, Maung Ngora harus tertahan 1-1.
Panasnya cuaca karena kick off laga ini dilangsungkan pukul 09:25 WIB membuat kedua tim bermain dengan tempo lambat. Bahkan tak ada gol yang tercipta di babak pertama ini.
Meski demikian, PERSIB lebih dominan ketimbang Salatiga. Tercatat ada delapan tembakan ke arah gawang yang dihasilkan oleh PERSIB di 45 menit pertama. Empat di antaranya melalui kaki Sutanto Tan. Namun, semua peluang tersebut mampu digagalkan oleh kiper Syahrul Fadil.
Seperti laga-laga sebelumnya, pada babak kedua, Jaino Matos kembali merotasi pemainnya. Namun berkurangnya jumlah pemain karena cedera dan pulang lebih dulu, membuat beberapa pemain babak pertama dipertahankan meski harus berganti posisi. Seperti kapten Ary Ahmad yang semula dipasang gelandang bertahan kali ini menempati posisinya sebagai center back.
PERSIB mampu unggul terlebih dahulu saat babak kedua memasuki menit ke-59. Umpan matang Febri Haryadi mampu dimaksimalkan Rizki Alam dengan sempurna dan membawa timnya memimpin 1-0.
Namun Salatiga bangkit dan mampu menyamakan kedudukan di menit ke-67. Berawal dari benturan dengan gelandang Salatiga, Sahat Marojahan yang berdarah-darah di bagian hidungnya gagal mengejar Ade Fitra. Meski masih di luar kotak penalti, Ade yang tak terjaga melepaskan tembakan dan bersarang di sudut kanan gawang PERSIB.
Kemenangan bisa saja menjadi milik PERSIB andai dua peluang emas berikutnya mampu dimanfaatkan. Sayang kekurang-tenangan Alam dan Rendi Ridwan malah membuat bola melebar dari gawang yang sudah melompong. Walhasil, hingga laga usai skor 1-1 tetap tak berubah.
Babak Pertama (3-5-1-1): Jauhar Malik; Sahat Marojahan, Rizki Dwi Prakoso, Ikhwan; Ari Ahmad, Gilang Pratama, Adilla Adnan (Hen-Hen 35) Saputra, Zen Arif ( Febri Haryadi 30), Asep Furqon; M Arlin; Sutanto Tan
Babak Kedua (3-5-2): Jauhar Malik; Sahat Marojahan, Ari Ahmad, Ikhwan; Febri Haryadi, Abdul Aziz, Hanif Abdul Rauf, Hen Hen, M Jeffri; Rendi Ridwan, Rizki Alam. ***

0 komentar:
Post a Comment